MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • MILITER INDO/
  • Sakit Hati Dipaksa Pasukan Elite Kostrad TNI Seret Mayat ke Hutan, OPM Putus Jalan ke Sugapa
VIVA Militer: Akses jalan Sugapa Titigi yang digali.

Sakit Hati Dipaksa Pasukan Elite Kostrad TNI Seret Mayat ke Hutan, OPM Putus Jalan ke Sugapa

Senin, 5 Februari 2024 – 14:59 WIB

VIVA – Rupanya Kelompok Separatis Teroris (KST) OPM masih sakit hati karena dipaksa seret mayat rekannya sendiri ke dalam hutan saat menyerang pos TNI, Satuan Tugas Batalyon Infanteri Para Raider 330/Tri Dharma, Kostrad, TNI Angkatan Darat.

Baca Juga :

Usai Ditinggalkan 3 Kapten, Letkol Mediyan Serahkan Jabatan Komandan Raider 712 TNI ke Mayor Yusron

Buktinya, karena tak berani lagi masuk ke Sugapa untuk menteror masyarakat dan menyerang aparat keamanan. OPM kali ini beraksi di pinggiran Intan Jaya.

Berdasarkan siaran resmi penerangan Kodam Cenderawasih dilansir VIVA Militer, Senin 5 Februari 2024, OPM beraksi bukan dengan angkat senjata. Tapi pakai pacul.

Baca Juga :

Amerika Nyatakan Siap Berperang dengan Iran, Korban 40 Orang Hanya Permulaan

VIVA Militer: Pasukan Satgas Yonif 330 Kostrad TNI.

Photo :

Yonif 330 Tri Dharma Kostrad

Jadi OPM turun gunung menuju Kampung Mbomogo. Lalu OPM menggali tanah. Tapi bukan sembarang tanah. Kriminal hutan itu menggali tanah di jalanan Trans Sugapa – Titigi.

Baca Juga :

Megawati Singgung Netralitas TNI di Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud, Jenderal Maruli Angkat Bicara

Menurut Kepala Penerangan Kodam Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan dari informasi di lapangan diketahui OPM menggali tanah selebar satu setengah meter dan kedalaman dua meter.

“Hari ini OPM telah memutus jalan Trans Sugapa – Titigi di Intan Jaya. Tindakan ini sudah keterlaluan sehingga mempersulit akses dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari,” kata Letkol Inf Candra Kurniawan.

VIVA Militer: Kepala Penerangan Kodam 17, Letkol Inf Candra

Photo :

Penerangan Kodam Cenderawasih

Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan, perbuatan OPM memutus akses jalan Sugapa – Titigi ini bakal berdampak fatal pada pembangunan di Papua. Padahal saat ini pemerintah lagi jor-joran membangunan infrastruktur jalan di Papua.

Perlu diketahui, pekan lalu OPM wilayah Intan Jaya melakukan serangan besar-besaran ke Sugapa. Seorang Brimob dibunuh, masyarakat ditembaki, rumah-rumah dibakar.

VIVA Militer: Kondisi Sugapa akibat kebrutalan KST.

Photo :

Yonif 330 Tri Dharma Kostrad

Namun, dalam aksi terornya itu, OPM harus membayar mahal ulahnya dengan nyawa. Sebab, empat orang-orang penting OPM tewas di tangan prajurit TNI, pasukan elite 330 Tri Dharma, Kostrad. Bahkan, OPM harus menyeret mayat teman mereka sendiri yang tewas saat menyerang pos TNI di Sugapa.

Empat pentolan OPM yang tewas di tangan prajurit TNI adalah Komandan Wilayah Yokatapa, Zakius Sondegau; Wakil Panglima Kodap VIII/Kemabu, Oni Kobogau; Jaringan Belau; dan Melkias Matani.

Baca: Usai Ditinggalkan 3 Kapten, Letkol Mediyan Serahkan Jabatan Komandan Raider 712 TNI ke Mayor Yusron

Halaman Selanjutnya

Source : Penerangan Kodam Cenderawasih

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21