Cara Membuat Brownies Kukus Ala Brownies Amanda yang Lembut dan Legit
Brownies kukus merupakan salah satu kue favorit masyarakat Indonesia. Teksturnya yang lembut, rasa cokelat yang pekat, serta aroma yang menggoda membuat kue ini cocok dinikmati kapan saja. Salah satu brownies kukus yang paling terkenal adalah brownies kukus ala Brownies Amanda, yang dikenal dengan cita rasa manis pas, lembut, dan konsisten sejak lama.
Banyak orang penasaran, bagaimana cara membuat brownies kukus ala Brownies Amanda di rumah? Kabar baiknya, Anda bisa membuat versi rumahan yang rasanya mendekati aslinya dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara membuat brownies kukus ala Brownies Amanda, mulai dari bahan, langkah pembuatan, hingga tips agar hasilnya lembut dan tidak bantat.
Mengenal Ciri Khas Brownies Kukus Ala Brownies Amanda
Sebelum masuk ke resep, penting untuk memahami ciri khas brownies kukus ala Brownies Amanda agar hasil buatan rumah bisa mendekati versi aslinya.
Ciri utamanya antara lain:
- Tekstur sangat lembut dan moist
- Rasa cokelat kuat namun tidak pahit
- Manisnya seimbang, tidak enek
- Tidak terlalu berminyak
- Mengembang sempurna tanpa retak
Rahasia kelezatan brownies kukus ini terletak pada kualitas bahan, teknik pengocokan, dan proses pengukusan yang stabil.
Bahan-Bahan Brownies Kukus Ala Brownies Amanda
Berikut bahan dasar yang bisa Anda gunakan untuk membuat brownies kukus cokelat klasik:
Bahan utama:
- 4 butir telur ayam suhu ruang
- 200 gram gula pasir
- 1 sdt SP atau emulsifier
- 100 gram tepung terigu protein sedang
- 40 gram cokelat bubuk kualitas baik
- 1/2 sdt baking powder
- 1/4 sdt garam
Bahan cair:
- 100 gram dark cooking chocolate (DCC)
- 100 ml minyak goreng
- 50 gram margarin
Tips: Gunakan cokelat bubuk dan DCC berkualitas agar rasa brownies lebih mirip brownies kukus premium.
Alat yang Dibutuhkan
- Mixer
- Baskom besar
- Spatula
- Loyang persegi (20×20 cm)
- Kukusan dengan tutup
- Kertas roti atau baking paper
Langkah-Langkah Membuat Brownies Kukus
1. Menyiapkan Kukusan dan Loyang
Panaskan kukusan terlebih dahulu dengan api sedang. Lapisi tutup kukusan dengan kain agar uap air tidak menetes ke adonan. Olesi loyang dengan margarin dan lapisi kertas roti.
Langkah ini penting agar brownies matang merata dan tidak basah di bagian atas.
2. Melelehkan Bahan Cokelat
Lelehkan dark cooking chocolate, margarin, dan minyak goreng dengan cara ditim. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan licin, lalu sisihkan hingga hangat.
Jangan mencampurkan cokelat yang masih panas ke adonan telur karena bisa membuat adonan rusak.
3. Mengocok Telur, Gula, dan SP
Masukkan telur, gula pasir, dan SP ke dalam baskom. Kocok menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi hingga adonan mengembang, berwarna pucat, dan berjejak (kurang lebih 8–10 menit).
Tahap ini sangat penting karena menentukan tekstur lembut brownies kukus. Jika kurang mengembang, brownies bisa bantat.
4. Memasukkan Bahan Kering
Ayak tepung terigu, cokelat bubuk, baking powder, dan garam. Masukkan ke dalam adonan telur secara bertahap sambil diaduk perlahan menggunakan spatula dengan teknik lipat.
Aduk pelan agar udara dalam adonan tidak keluar.
5. Menambahkan Cokelat Leleh
Tuangkan campuran cokelat leleh ke dalam adonan. Aduk kembali secara perlahan hingga tercampur rata dan tidak ada endapan cokelat di dasar adonan.
Pastikan adonan licin dan homogen.
6. Mengukus Brownies
Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan permukaannya. Kukus brownies selama kurang lebih 30–35 menit dengan api sedang.
Jangan membuka tutup kukusan selama 20 menit pertama agar brownies tidak turun.
Untuk memastikan kematangan, tusuk brownies dengan lidi. Jika tidak ada adonan yang menempel, berarti brownies sudah matang.
7. Pendinginan dan Penyajian
Angkat brownies dari kukusan dan biarkan dingin di suhu ruang. Setelah dingin, potong brownies sesuai selera.
Brownies kukus ala Brownies Amanda biasanya lebih nikmat saat sudah set dan tidak terlalu panas.
Tips Agar Brownies Kukus Lembut dan Tidak Bantat
Agar hasil brownies benar-benar lembut seperti brownies kukus premium, perhatikan beberapa tips berikut:
- Gunakan telur suhu ruang agar adonan mudah mengembang
- Kocok telur hingga benar-benar berjejak
- Ayak bahan kering agar tidak menggumpal
- Aduk dengan spatula, bukan mixer setelah bahan kering masuk
- Jaga api kukusan stabil, jangan terlalu besar
- Lapisi tutup kukusan dengan kain untuk mencegah air menetes
Variasi Brownies Kukus Ala Amanda
Jika ingin variasi, Anda bisa mencoba beberapa topping berikut:
- Keju parut di atas adonan
- Choco chips
- Kacang almond cincang
- Layer brownies (cokelat–vanila–cokelat)
Namun, versi cokelat klasik tetap menjadi favorit karena paling mendekati rasa Brownies Amanda asli.
Penyimpanan Brownies Kukus
Brownies kukus dapat disimpan:
- Suhu ruang: 1–2 hari dalam wadah tertutup
- Kulkas: hingga 5 hari
- Freezer: hingga 2 minggu (kukus ulang sebelum disajikan)
Simpan dalam wadah kedap udara agar brownies tidak kering.
Mengapa Brownies Kukus Banyak Digemari?
Brownies kukus ala Brownies Amanda populer karena:
- Cocok dengan lidah orang Indonesia
- Tidak membutuhkan oven
- Teksturnya lebih moist dibanding brownies panggang
- Cocok untuk segala usia
Inilah alasan brownies kukus sering dijadikan oleh-oleh dan peluang usaha rumahan.
Peluang Usaha Brownies Kukus Rumahan
Dengan modal relatif kecil, brownies kukus bisa menjadi ide bisnis menjanjikan. Konsistensi rasa, kemasan menarik, dan kualitas bahan adalah kunci suksesnya.
Banyak pelaku UMKM terinspirasi dari Brownies Amanda dan mengembangkan merek brownies kukus lokal dengan ciri khas masing-masing.
Penutup
Membuat brownies kukus ala Brownies Amanda ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan bahan sederhana, teknik yang tepat, dan proses pengukusan yang benar, Anda bisa menghasilkan brownies kukus yang lembut, legit, dan disukai seluruh keluarga.
Resep ini cocok untuk pemula maupun yang ingin mencoba usaha kuliner rumahan. Selain lebih hemat, Anda juga bisa menyesuaikan rasa sesuai selera. Selamat mencoba dan semoga berhasil membuat brownies kukus favorit ala rumah sendiri! 🍫✨